"Ada apalagi, Mas?" tanya Moza yang masuk ke dalam kamar melihat suaminya sedang mengancingkan kemeja yang tadi ia siapkan. "Bantu pakaikan dasi," jawab Sakha membalik tubuhnya menghadap sang istri. Moza meraih dasi suaminya yang tergeletak di atas sofa. "Biasanya juga bisa pasang sendiri." "Lagi ingin manja-manja saja sama kamu, sayang!" jawab Sakha jujur, menarik pinggang Moza mendekat menempel di tubuh bagian depannya. Hampir saja wanita itu memekik karena terkejut akan perlakuan suaminya. Ia pukul pelan d**a sang suami yang terasa keras karena Sakha masih juga rajin olahraga di usia tua. "Kamu ini, Mas! Makin tua makin menjadi saja kelakuannya. Ingat umur! Nanti encoknya kambuh lagi." Sakha terkekeh jika mengingat kelakuannya yang memang ia akui semakin hari makin suka sekali nemp

