Bab 170. Bagian Jadi Seorang Papa Dan Suami

2525 Words

Malam di vila keluarga terasa jauh lebih sunyi dibandingkan vila privat Bram dan Alea. Tidak ada suara tawa bayi, tidak ada denting sendok atau obrolan ringan. Hanya desir angin yang menyelinap lewat celah jendela, dan suara laut yang masih setia mengirimkan iramanya dari kejauhan. Di lantai atas, Ira berbaring telentang di ranjang kamarnya. Lampu tidur sudah dimatikan sejak hampir satu jam lalu, tapi matanya tetap terbuka. Ia menatap langit-langit kamar yang samar terlihat dalam cahaya bulan yang masuk lewat jendela. Entah kenapa, tubuhnya lelah tapi pikirannya tidak mau diam. Bayangan sore tadi kembali muncul begitu saja—langit jingga Parangtritis, es kelapa muda yang dingin, pisang goreng hangat, dan cara Rian tersenyum sambil pura-pura santai. Semua terasa ringan saat dijalani, tapi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD