Bab 91 | Wajah-Wajah yang Merana

2712 Words

Suasana khidmat nan syahdu dengan alunan musik yang menyentuh hati itu seolah menghipnotis para tamu undangan yang ikut terhanyut dalam momen sakral kedua mempelai yang kini terlihat sangat berbahagia. Semua pasang mata hanya tertuju pada satu titik, pada mempelai wanita yang mendekat hingga akhirnya dijemput oleh sang mempelai pria dengan begitu romantis. Bagaimana sang pria turun dari panggung pelaminan untuk menjemput mempelainya lalu melakukan curtsy seperti seorang pangeran yang dilanjutkan dengan ciuman indah membuat sebagian tamu undangan refleks bersorak. Ada yang terlihat malu sendiri sambil menutup wajah, ada yang terlihat menatap mereka dengan tatapan terpesona, juga ada yang bertepuk tangan kecil dengan tatapan mendamba tentang betapa sempurna pernikahan mereka. Dewangg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD