Ayuna menepuk-nepuk pelan wajahnya sambil terus melakukan inhale - exhale, berharap rasa tidak nyaman yang dirasakan tubuhnya bisa menghilang. Dia sedang duduk di meja rias, memakai make up tipis untuk berangkat ke puncak dengan sang suami malam ini. Akhir-akhir ini dia merasa meriyang karena pekerjaan sedang menumpuk di kantor, kemarin saja dia dinas ke Makasar untuk meninjau langsung proyek yang bermasalah di sana. Ayuna tidak ingin terlihat sakit di depan suaminya itu, bisa-bisa besok dia langsung dipecat dari kantor. Dia masih ingin bekerja meski pun harus resign dua bulan lagi sesuai kesepakatannya dengan sang suami jika dalam rentang waktu itu dia belum juga hamil. Sudah tiga harian ini sesungguhnya Ayuna merasa tidak enak badan, awalnya dia sangat bahagia dengan rasa tida

