Bab 108 | Melihat Tandanya

2530 Words

“Hati-hati,” nada yang lirih namun menunjukkan perhatian yang mendalam itu lagi-lagi membuat hati Ayuna menghangat. Dia menatap penuh cinta pada sang suami yang sudah turun lebih dulu, tidak akan Ayuna sembunyikan lagi tatapan cinta dan memujanya pada Elan mulai detik ini. Ayuna lalu menerima uluran tangan suaminya itu dan dengan sengaja justru mengecup punggung tangan Elan. "Mas seperti pangeran yang sedang membantu tuan puterinya turun dari kuda putih." Ayuna tertawa singkat, dan Elan juga ikut terkekeh dengan ucapan random Ayuna. "Kamu terlalu banyak menonton drama," cibir Elan yang langsung meraih pinggang Ayuna dengan sigap, pun Ayuna yang enggan turun sendiri dan justru mengalungkan lengannya di leher sang suami. Elan kembali menganga dengan tingkah sang istri, dan pada a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD