Dengan perlahan Elan kembali menidurkan Aleth di ranjang mungilnya, menepuk-nepuk bokongg bayi itu saat Aleth terlihat menggeliat kecil dan tidak nyaman karena kehangatan dari dekapan sang papa menghilang begitu saja. “Ssshhh …. It’s okay, princess … sleep well …. sshhh … Mama dan Papa di sini, Cantik,” bisik Elan sambil mengusap lembut punggung bayi perempuan itu. Saat Aleth mulai benar-benar tenang, Elan menarik tangannya lalu mengusap lembut pipi Alethya yang kini terlihat mulai gembil. "Tidur yang nyenyak sampai pagi ya, cantiknya Papa." Barulah setelah yakin Aleth benar-benar lelap, Elan meninggalkan ranjang mereka, kembali mendekat pada sang istri dengan senyum manisnya, yang kini duduk di ranjang sambil merentangkan tangannya, dan Elan langsung menunjukkan ekspresi tawa ta

