Bab 176 | Aku Masih Sanggup 1

2304 Words

Tangisan bayi di malam yang telah hening sepenuhnya itu menjadi alarm alami untuk mereka yang kini telah menjadi orang tua dan langsung sama-sama terjaga. Elan dan Ayuna saling melempar tatap lalu mengulum senyum singkat, sebelum akhirnya Elan beranjak lebih dulu, mengambil Ayash yang menangis lalu menimang-nimangnya dengan lembut sambil berbisik lirih untuk menenangkan. “Sshh … Iya, Nak … sebentar, ya? Waktunya nen, iya? Ayash sudah lapar, ya, Nak? Sabar dulu, Mama datang sebentar lagi, Jagoan.” Elan mengecup lembut ubun-ubun Ayash dan membawanya sedikit menjauh dari box bayi sambil terus menimang-nimang. Ayuna langsung mendekat dengan wajah mengantuknya, mengikat rambutnya jadi satu ke atas lalu mengambil alih Ayash dari gendongan suaminya. Saat tatapan mereka kembali bertemu,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD