Elan masih terjaga di malam yang mulai larut itu dengan tatapan sendu ke arah sang istri. Sejak ucapan Ayuna kemarin lusa, Elan mencoba mengobservasi diam-diam atas keadaan Ayuna yang masih dilanda mimpi buruk seperti malam-malam sebelumnya. Setiap Ayuna mengerang sakit dalam tidurnya, Elan akan langsung terjaga dan membawa Ayuna dalam rengkuhannya, dan dalam keadaan itu, Elan mencoba mengamati sang istri yang sesungguhnya masih berada di alam bawah sadar. Ayuna memang mengerang seperti orang yang gelisah dengan bibir yang menggumam lirih, persis seperti orang yang memang mengalami mimpi buruk, dan Elan selalu berusaha menenangkannya. Dalam keadaan itu dia juga memperhatikan seraut wajah Ayuna yang perlahan memang kembali damai begitu berada dalam dekapannya, sehingga kemarin Elan

