Ayuna terus berusaha menenangkan diri dengan melakukan inhale-exhale sambil mengusap-usap perutnya yang masih mengencang. Sepertinya Baby Triplets ikut merasakan ketegangan yang dialami ibunya. Langkahnya pun sedikit membungkuk sambil memeluk perut dengan kedua tangannya saat dia dituntun oleh Bibi untuk kembali masuk ke rumah dan didudukkan di sofa. Ayuna mengusap keningnya yang berkeringat dengan telapak tangan yang juga terasa basah karena berkeringat dingin. “Non, Bibi ambilkan air putih hangat dulu, ya.” Ayuna hanya mengangguk sambil perlahan mencoba untuk membuat dirinya lebih rileks agar bisa berpikir jernih. Dia menyandarkan punggungnya ke sofa sambil terus mengusap-usap perutnya dan memejamkan mata. Seharusnya Ayuna tidak perlu terkejut dengan kehadiran pria itu, mun

