Wanita itu masih berperang dengan alam bawah sadarnya di saat sang suami terus mencoba membangunkannya dengan nada lembut dan raut wajah yang khawatir. Namun, yang Elan lihat Ayuna justru makin histeris dan frustrasi dalam tidurnya. “Sayang … Ayuna … Bangun.” Elan menepuk-nepuk pipi Ayuna, namun wanita itu terus memejamkan matanya kuat-kuat dengan kening yang mengernyit dalam seperti orang yang sangat kesakitan. “Aghh …. Aghhh … To-long ….” Kepala Ayuna menggeleng kuat dengan keringat dingin yang sudah membanjiri seluruh tubuhnya. “Ayuna!” Elan langsung berteriak karena Ayuna benar-benar tidak berhasil dibangunkan dengan cara yang lembut. Pun Elan mengguncang bahu Ayuna sedikit keras tanpa berniat menyakitinya, dan cara itu berhasil membuat wanita itu tersadar. Mata Ayuna langsu

