Selasa sore itu langit Singapura tampak sedikit mendung, seolah menggambarkan suasana hati Ina yang juga mendung oleh berbagai pikiran di kepalanya. Ia tidak langsung pulang ke apartemennya selepas kantor, melainkan justru menyetop taksi dan menuju ke apartemen mamanya. Hari ini memang dia sedang tidak ingin naik MRT seperti biasanya, karena selain ramai, mood-nya juga sedang tidak baik. Di pangkuannya, sebuah kantong kertas berisi beberapa kotak cheesecake didekapnya hati - hati, seolah makanan itu adalah bagian dari upaya untuk menghangatkan percakapan yang sebentar lagi akan terjadi. Cheesecake itu sebenarnya dibelikan oleh orang rumah Dhannis ketika ia di Jakarta hari yang lalu, dan Ina sengaja menyimpannya untuk dibagikan pada orang - orang terdekatnya. Untuk Jimmy dan Cheni, untuk m

