Setelah membersihkan diri sepulang dari apartemen mamanya, Ina tidak langsung merapikan barang atau menyeduh teh seperti biasanya. Malam itu, tubuhnya terasa lebih lelah dari biasanya, namun bukan karena aktivitas fisik melainkan karena emosi yang sedari tadi bergemuruh di dadanya. Ina langsung mandi, ia juga mau shalat dulu sebelum menelpon Dhannis. Soalnya kalau menelponnya dulu, akan memakan waktu yang lama dan akhirnya bisa - bisa dia ketiduran. Zellina Nanti sebentar aku telpon ya, aku mau shalat dulu. Dhannis Oke, aku juga masih dijalan nemenin Eyang. Zellina Sip Setelah shalat, Ina langsung naik ke tempat tidurnya. Ia menatap layar ponselnya sejenak, jempolnya menggantung di atas layar. Ada satu nama yang sudah lama ingin ia hubungi, tapi selalu ia tunda karena satu dan la

