Bab 44. Ulah Siapa?

1171 Words

“Zena?” Zena yang sedang minum menoleh. Di sampingnya berdiri Darren dengan tubuh tegapnya. Zena menyudahi minumnya, lalu ia menatap Darren seraya bertanya ‘ada apa’ pada pria itu. “Kita bisa ngobrol berdua ngga?” Tanpa fikir panjang Zena menganggukan kepalanya. Selagi bukan Geraldy, Zena akan sangat welcome kepada orang lain. Seolah wanita itu lupa dengan janjinya pada Justin tadi di parkiran. Keduanya keluar dari studio, menuju taman yang ada di sebrang. Zena duduk lebih dulu di kursi, barulah diikuti oleh Darren. Zena sendiri tidak bisa menebak apa yang mau pria itu bahas. “Sebelumnya maaf ya kalau lancang. Memang berita yang beredar benar, Zen?” Tubuh Zena seketika menegang. Berita yang beredar? Apakah skandalnya bersama Justin sudah tercium? Tetapi siapa yang memberitahu? Tidak m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD