SEASON 3 // Bab 50

2259 Words

Di koridor, Gavin mengernyit bingung saat melihat istrinya keluar dari ruangan dokter—sendirian. “Lho… itu Mamah keluar kok sendiri? Alana-nya mana, Sag?” tanya Gavin, keningnya berlipat. Namun detik berikutnya, ekspresi Gavin berubah ngeri. “Bentar… kenapa muka Mamah kayak… lagi marah banget gitu, hah?” Laura berjalan semakin dekat. Napasnya tersengal pelan, rahangnya mengeras, matanya menusuk ke satu arah—langsung ke Sagara. “Sayang… kamu kenapa? Kok kayak marah gitu?” Gavin mencoba meredam, suaranya gugup. Laura tak menjawab. Tak satu kata pun. Ia hanya menatap Sagara lama… seolah ingin menelanjangi semua kebohongan yang pernah disembunyikan anak itu. “Sayang, ada apa? Alana kenapa? Dia sakit apa?” Gavin makin panik. Laura akhirnya membuka suara—dingin, datar, penuh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD