1 JAM KEMUDIAN… DI GEDUNG PESTA Waktu menunjukkan pukul 07:00 malam. Lampu kristal berkilauan indah dari langit-langit tinggi. Musik lembut mengalun, bercampur dengan suara tawa dan percakapan tamu yang berpakaian elegan. Suasana pesta malam itu tampak megah, seolah diambil langsung dari kisah dongeng. Dari arah pintu masuk, tampak Laura, Gavin, Ibu Alika, dan Sagara baru saja turun dari mobil. Gavin menenteng tas bayi di satu tangan, sementara tangan lainnya menggandeng tangan Laura yang menggendong Sagara di pelukannya. Sagara tampak lucu luar biasa malam itu — pipinya bulat, matanya berbinar, dan bibir mungilnya terus mengoceh tak jelas, “Papapapaaaah… mamamamamaaah…” Suara kecilnya nyaris tenggelam di antara riuh musik pesta, tapi bagi Laura dan Gavin, itu adalah suara pa

