SEASON 4 // BAB 63

2696 Words

“Oke,” ujar Rayan akhirnya, suaranya lebih rendah, lebih terkendali. “Kalau sekarang kamu menolak, nggak apa-apa. Tapi gue nggak akan berhenti meyakinkan kamu.” Ia menatap Kely dalam-dalam. “Oh ya, satu hal lagi. Bisa nggak kamu panggil gue kakak… atau abang saja?” Sudut bibirnya terangkat samar. “Dan tolong, bantu gue juga buat menghindari cewek-cewek yang ngejar gue di luar sana.” Kely terkekeh pendek—tanpa tawa di matanya. “Haha… emang kenapa gue harus panggil kamu Kakak atau Abang? Kalau gue nggak mau, gimana?” balasnya ketus.l Rayan menghela napas. “Ya ampun, cara bicaramu itu lho,” gumamnya. “Anggap aja gue kakakmu. Kalau boleh lebih jauh… anggap gue calon suamimu.” Kely langsung menyeringai sinis. “Itu cuma ada di mimpi kamu.” Ia melangkah setengah maju, menatap tajam.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD