SEASON 3 // BAB 83

2831 Words

“B-Bang Diki… Abang kenapa?” suara Renata memecah lamunannya. Ada gurat cemas di wajah pucat itu. “E-emangnya itu chat dari siapa, Bang?” tanyanya lagi, menatap lurus seperti mencari kebenaran. Diki tersentak, seperti orang yang baru disadarkan. “Eh… i-iya. Kenapa, Ren?” Ia buru-buru menepuk jidat. “Aduh!” ucapnya spontan, lalu mencoba tersenyum—senyum yang malah terasa hambar di bibirnya. “Maaf banget, Ren… kayaknya sekarang Abang nggak bisa temenin kamu di sini.” Renata terdiam sepersekian detik, lalu bertanya pelan, “Nggak bisa temenin Renata? Emang kenapa, Bang?” Nada kecewa itu menusuk lebih dalam dari yang Diki duga. “Bukannya tadi Abang bilang mau usahain?” “I-iya, Ren… tadinya Abang memang mau usahain,” jawabnya ragu. Ia mengalihkan pandang, seperti takut menatap ma

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD