SEASON 4 // BAB 103

1326 Words

Kembali pada Rara. Semalaman setelah pulang dari rumah Boby, ia tak benar-benar tidur. Bayangan wajah pria itu saat mengejar Arumi terus terulang di kepalanya. Cara pria itu memanggil nama istrinya dengan suara panik. Cara ia tak sekalipun menoleh padanya ketika Arumi pergi. Dan yang paling menyakitkan— tanpa sepengetahuan kita, malam itu juga Boby langsung menyusul Arumi ke Cianjur. Tak ada pesan. Tak ada kabar. Tak ada penjelasan. Seolah Rara memang tak pernah ada. Dengan hati remuk, pagi itu ia membereskan barang-barangnya di kontrakan. Setiap sudut ruangan menyimpan kenangan—tawa singkat, janji manis, bisikan yang kini terasa memuakkan. Ia pergi. Ia pulang. Meninggal kontrakan itu. Meninggalkan kenangan bersama Boby. Atau setidaknya mencoba. Namun begitu Rara melangkah m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD