DI RUMAH SAGARA Waktu menunjukkan pukul 05:30 sore. Suasana rumah terasa tenang. Kiara baru saja tiba dan langsung masuk ke kamarnya. Begitu pula Sagara dan Alana — keduanya melangkah masuk ke kamar dengan langkah pelan. Di dalam kamar, Alana tampak masih kebingungan. Ia menatap sekeliling. “Mas Sagara, tadi katanya Mama Laura sama Papa Gavin udah di rumah, ya? Tapi kok dari tadi Alana nggak lihat mereka di mana pun?” Nada suaranya terdengar bingung. “Di ruang tamu nggak ada, di ruang keluarga juga nggak ada... di kamar Kiara pun kosong. Terus Mama Papa di mana, Mas—” Ucapan Alana mendadak terhenti. Matanya membulat saat melihat Sagara berlutut tepat di hadapannya. "M-mas Sagara? Mas ngapain...?” Suaranya gugup, matanya berkedip cepat, belum bisa menebak apa yang sedang terjadi.

