SEASON 3 // Bab 40

2243 Words

SATU JAM KEMUDIAN — DI TAMAN Sore itu, langit mulai memerah, memantulkan cahaya lembut di antara pepohonan taman. Angin berhembus pelan, membawa aroma tanah basah dan suara tawa anak-anak yang berlarian. Di antara keramaian itu, Sagara tampak berjalan cepat sambil menoleh ke kanan dan kiri, matanya gelisah mencari sosok yang begitu dikenalnya. “Di mana, ya, mereka? Kok udah gue cari-cari dari tadi enggak ketemu-ketemu, sih?” gumamnya kesal, sembari mengusap tengkuknya yang mulai berkeringat. Ia sudah hampir satu jam berkeliling, tapi bayangan Alana dan Kiara belum juga ia temukan. “Apa mungkin di sana, ya? Ah, udah lah! Lebih baik sekarang gue ke sana aj—” Seketika langkah dan ucapannya terhenti. Matanya membulat. “Eeehhh, tunggu dulu, tunggu dulu! Itu kayaknya Alana deh! Iya b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD