Di saat keduanya mulai saling menenangkan, mencoba menghangatkan kembali suasana hati yang sempat diliputi haru… Tiba-tiba— TING! Suara notifikasi ponsel memecah keheningan di dalam mobil. Rara sedikit tersentak. “C-chat dari siapa, Mas?” tanyanya pelan, ada rasa penasaran yang terselip. “Mas juga nggak tahu, Sayang,” jawab Alif santai. Ia segera meraih ponselnya dan membuka pesan yang baru masuk itu. Beberapa detik berlalu… Namun tiba-tiba saja, senyum tipis muncul di wajah Alif. Lalu semakin lama, senyum itu berubah menjadi lebih lebar. Matanya terlihat berbinar. Rara yang sejak tadi memperhatikan, mulai merasa bingung. Sekaligus… sedikit curiga. “M-Mas Alif…” panggilnya ragu. “Chat dari siapa?” Ia mengernyit. “Kok Mas senyum-senyum sendiri, sih?” Bebe

