SEASON 2 // Bab 63

1159 Words

Satu jam kemudian… Setelah keluar dari rumah Laura, Gavin langsung menghentakkan pedal gas. Mobil melesat kencang menembus jalanan, seakan ingin menyaingi kekacauan yang menggerogoti dadanya. Napasnya memburu, rahangnya mengeras, tatapannya kosong—semua emosinya campur aduk. Tanpa banyak pikir, ia akhirnya tiba di kantor Raka. Begitu masuk, tubuhnya ambruk di sofa seolah seluruh tenaga tersedot habis. “Kan, kata gue juga apa?” Raka menyandarkan diri santai, menatap sahabatnya itu sambil menghela napas panjang. “Istri lu itu masih kekanak-kanakan, Vin. Jadi wajar kalau labilnya masih tinggi.” Ia melirik Gavin yang hanya diam, wajahnya kusut penuh beban. “Tapi…” Raka mengangkat alis. “Gue yakin, dia nggak beneran serius mau cerai dari lu.” Tak ada jawaban. Gavin hanya membuang na

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD