SEASON 4 // BAB 54

2679 Words

Di toilet, Tania masih terkulai lemas di lantai, tak sadarkan diri. Beberapa siswa sudah berkerumun, wajah-wajah panik menatap tubuh gadis itu. “Tania… Tan… bangun, Tan,” panggil mereka bergantian, suara mulai bergetar. Kepanikan itu sedikit mereda saat sosok tinggi dengan langkah tegas muncul di ambang pintu. “Eh, Pak Bara!” “Itu… Pak Bara datang!” Belum sempat bisik-bisik itu selesai,, Bara sudah melintas di antara mereka. Ia langsung berjongkok di hadapan Tania, seolah dunia di sekitarnya menghilang. “Tania… hei. Bangun,” ucapnya lirih, sambil menepuk pelan pipi gadis itu. Ada nada cemas yang tak biasa di suaranya. Ia mencoba segalanya. Meminta minyak angin dari salah satu siswa, mengoleskannya perlahan, memanggil. Namun Tania tetap tak bereaksi. Wajah Bara mengeras—bukan dingin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD