SEASON 3 // Bab 16

2172 Words

“Ma—ma—mamah...???” gumam Sagara terbata, suaranya bergetar hebat. Ia mematung beberapa detik sebelum akhirnya bereaksi spontan—menutup pintu secepat kilat dan kabur ke kamarnya sambil berteriak pelan, “Astaga duniaaa, tolong gue!!!” Begitu sampai di kamarnya, Sagara langsung menjatuhkan diri ke kasur, wajahnya tertutup bantal. Nafasnya ngos-ngosan, pikirannya kacau. “Apa yang barusan gue lihat?! Serius ini?!” Ia menjerit pelan, kemudian bangkit dan mondar-mandir di dalam kamar. “Gue baru aja—ya ampun—gue baru aja ngelihat Papah sama Mamah... ASTAGA!!!” Ia berhenti berjalan, memegangi kepala dengan ekspresi syok setengah hidup. “Kenapa juga tadi gue nggak ketuk pintu dulu?! Bego banget, sih gue! BEGO!” Sagara menatap dirinya di cermin dengan wajah putus asa. “Gimana nanti gue

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD