SEASON 3 // Bab 39

1949 Words

“K-kak Rayan, ada keperluan apa, ya, Kak Rayan ke sini?” Suara Alana terdengar gugup, nyaris bergetar. Tangannya refleks meremas ujung blus yang ia kenakan, mencoba menyembunyikan keresahan yang sejak tadi menekan dadanya. Ia takut… takut kalau Rayan melihat perlakuan Sagara tadi kepadanya. “Ohhh, ini... aku mau anterin barang-barang kamu yang kemarin ketinggalan di kantor aku,” ujar Rayan tenang, suaranya dalam dan berwibawa. Tatapannya lembut, meski di baliknya ada sedikit rasa iba. Ia memang datang ke rumah Sagara hanya untuk mengantarkan barang-barang Alana yang tertinggal kemarin — tas, dokumen, dan beberapa hal kecil. Ia masih ingat betul, bagaimana Sagara kemarin menarik Alana pulang terburu-buru tanpa memberinya kesempatan untuk sekadar mengambil barangnya. “Ohhh, i-iya... ma

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD