DI RUMAH CINDY Waktu menunjukkan pukul 23.00 malam. “Euuummm…” Kenzo terbangun mendadak dari tidurnya di sofa. Kepalanya masih berat, kesadarannya belum sepenuhnya kembali. Saat itulah ia tersadar—itulah sebabnya sejak sore ia sama sekali tak memberi kabar pada Alesha. “Mas, kamu udah bangun?” suara Cindy terdengar santai dari arah dapur. Ia berlalu-lalang sambil menyiapkan makan malam, seolah semuanya baik-baik saja. “Ya ampun… sorry banget! Aku ketiduran di sini!” Kenzo terkejut. Ia langsung bangkit dari sofa dengan wajah panik. “Nggak papa kok, Mas,” jawab Cindy sambil tersenyum tipis. “Nih, aku udah siapin makan malam buat kamu.” “Cindy… kamu udah mendingan?” tanya Kenzo ragu. Matanya menatap Cindy lekat—perempuan itu tampak jauh lebih baik, bahkan nyaris tanpa tanda ke

