SEASON 4 // BAB 148

2740 Words

“Aww… ssssttt…!” Reza meringis kesakitan. Matanya membelalak lebar saat akhirnya ia benar-benar mengenali siapa yang berdiri di hadapannya. “P–Pak Ustadz Alif?!” Suaranya bergetar. “T–tunggu dulu, Pak…! Gue bisa jelasin semuanya… gue bisa jelasin—” Bruk! Satu pukulan lagi mendarat tanpa ampun. “Aaaaw!!” Reza kembali berteriak. Tubuhnya terhuyung, hampir jatuh… tapi Alif tak memberinya kesempatan sedikit pun untuk berdiri tegak. Ia terus menghajar. Tanpa jeda. Tanpa belas kasihan. “Pak! Dengerin dulu—!” “Gue bisa jelasin semuanya!!” teriak Reza, mencoba meronta. Namun Alif… seolah tuli. Yang tersisa di dalam dirinya hanyalah— Amarah. Luka. Dan kehancuran yang selama ini ia pendam. “Ya Tuhan! Ada apa ini?!” Para tamu undangan mulai panik. Suasana

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD