Kembali Pada Nita... Sudah hampir satu jam gadis itu duduk menunggu di lobi perusahaan milik Darrel. Kotak kue yang dibawanya masih ia peluk erat di pangkuan. Namun… sang suami belum juga muncul. Entah pria itu sedang sesibuk apa hari ini. Sesekali Nita menoleh ke arah pintu lift, berharap suaminya keluar dari sana. Tapi harapan itu selalu berakhir dengan kekecewaan. Sebenarnya Nita ingin sekali pulang saja. Namun ia sudah terlanjur duduk di sana terlalu lama. Rasanya tidak enak jika pergi begitu saja. Apalagi sejak tadi beberapa karyawan yang lewat selalu melirik ke arahnya. Tatapan-tatapan penasaran itu membuat Nita semakin tidak nyaman. Ia menarik napas panjang berkali-kali, mencoba menenangkan dirinya. Namun rasa gugup itu tetap tidak hilang. Dadanya justru se

