SEASON 3 // Bab 48

2096 Words

3 jam berlalu… Alana terbaring lemas dalam pelukan Sagara. Napasnya masih tersengal halus, tubuhnya gemetar kecil kelelahan. Seluruh energi seolah terkuras setelah mereka kembali larut dalam kebersamaan yang begitu intens di atas ranjang. Sagara menunduk pelan, mengecup kening istrinya. “Emmm… makasih, ya, Sayang,” bisiknya lembut sambil mengusap rambut Alana yang kusut. “Udah dua malam adik kecilnya kakak ini puasin Mas-nya terus. Mana punya adik kecilnya kakak ini keluar banyak banget lagi tadi. Sampai licin, semuanya becek. Gimana? Enak, kan? Hmm?” Alana menggigit bibir, meringis kecil. “Enak… tapi sakit, Mas… beneran sakit. Sekarang ini Alana malah makin perih… lecet…” rengeknya lirih, memegangi bagian yang terasa nyeri. Sagara tersenyum penuh sayang. “Mmmm... Kasihaaaan,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD