Bab 182

1167 Words

ALBERT BERDIRI DI TENGAH RUANG KERJANYA DENGAN WAJAH GELAP. Telepon di tangannya berdering tanpa henti, namun jawabannya selalu sama: tidak ada kabar tentang Kiara. Nafas Albert memburu, sorot matanya dipenuhi amarah sekaligus panik ketika salah satu kepala pengawalnya datang terburu-buru. “Boss… kami sudah menyisir area minimarket, sepanjang jalan menuju mansion, dan CCTV. Tapi Kiara—madam—tidak terlihat kembali setelah keluar dari toko,” lapor pengawal itu gugup. Albert mengepalkan tangan. “Cari lagi. Pakai semua orang. Jangan biarkan satu sudut New York pun luput dari pencarian.” “Tapi Boss—” Albert menyambar kerah bajunya. “Aku tidak peduli apa pun! Istriku hilang! Dan siapa pun yang menyentuh Kiara… akan aku habisi dengan tanganku sendiri!” Pengawal itu mengangguk berulang kali

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD