Pagi itu matahari belum terlalu terik ketika Kiara memutuskan untuk keluar sebentar. Valentina sudah tertidur di dalam gendongan Albert setelah selesai makan pagi, dan Albert sendiri sedang menidurkannya di kamar. Kiara memakai hoodie tipis dan celana jeans santai. “Albert, aku ke minimarket sebentar, ya,” ucap Kiara sambil berdiri di depan pintu kamar. Albert menoleh, menggendong Valentina yang tertidur pulas. “Mau beli apa? Biar aku saja yang pergi.” Kiara tersenyum. “Tidak usah. Aku cuma mau beli roti gandum dan tisu bayi. Cepat kok.” Albert menatapnya ragu. “Kamu yakin aman?” Kiara mengangguk sambil memegang gagang pintu. “Tenang, ini cuma lima menit dari rumah. Aku jalan kaki saja.” Albert menatap Kiara lama, seperti merasa ada yang mengganggu pikirannya. “Kalau ada apa-apa lang

