Bab 221

848 Words

Albert tersenyum tipis melihat putrinya berlari kecil di halaman belakang mansion. rumput hijau yang terawat rapi memantulkan cahaya sore New York yang hangat. Valentina tertawa lepas, gaunnya sedikit terangkat saat ia berputar, rambutnya berkibar tertiup angin. tidak ada jejak ketakutan di wajah kecil itu. tidak ada trauma. tidak ada bayangan gelap yang dulu sempat menempel terlalu lama. Albert melangkah pelan mendekat. langkahnya tenang, tapi pikirannya tidak pernah benar-benar tenang. “valentina,” panggilnya lembut. gadis kecil itu menoleh, matanya berbinar. “daddy!” ia berlari menghampiri dan langsung memeluk kaki Albert. Albert menunduk, menggendong tubuh kecil itu dengan satu tangan yang kuat. “capek main?” tanya Albert. valentina menggeleng cepat. “belum. tapi daddy kelihatan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD