Pagi itu begitu sunyi di kamar luas mereka. Tirai tebal masih menutup rapat, hanya menyisakan sedikit cahaya dari celahnya. Kiara yang sedang hamil besar terbangun karena suara dering ponsel yang begitu nyaring di atas meja nakas. Suaminya, Albert, masih terlelap dengan posisi setengah memeluk tubuhnya. Kiara mengerjap pelan, lalu mengulurkan tangan untuk meraih ponsel itu. Begitu layar menyala, jantungnya berdegup kencang. Nama yang muncul di layar membuatnya seolah kehilangan napas. Alden. Mantan kekasihnya, sekaligus anak tiri yang sekarang secara hukum terikat dengan dirinya karena pernikahannya dengan Albert. Jemari Kiara bergetar. Ia menatap wajah Albert yang tenang dalam tidurnya. Kiara tahu, kalau ia mengangkat panggilan itu, Alden akan segera tahu kalau dirinya selama ini bersam

