Menjelang pagi, Luna mencoba memejamkan mata, namun bayangan Hayes yang kalut terus menghantuinya. Ia tahu di luar sana, Hayes pasti sedang mengamuk, menekan Daniel untuk memeriksa setiap CCTV di kota, atau mungkin sedang duduk di lantai apartemen Luna dengan botol minuman keras di tangannya. Ketakutan Hayes akan kehilangan Luna adalah ketakutan yang paling primitif, dan Luna merasa bersalah karena telah memicu ketakutan itu. Namun, ia tidak berbalik. Ia tetap di sana, di kamar hotel yang asing, merangkul kesendiriannya sebagai satu-satunya cara untuk menyembuhkan luka yang kian menganga. Ini adalah awal dari jarak yang akan menguji segalanya, sebuah babak di mana Luna memilih untuk berjalan di kegelapan sendirian daripada terus terbakar dalam cahaya Hayes yang terlalu menyilaukan. Luna t

