Memilih Pagi.

1167 Words

Ia duduk di bangku taman, memperhatikan anak-anak bermain. Pikirannya melayang pada rencana Axel dan Clifford. Mereka adalah predator yang sedang menunggu momen kelemahan Hayes. Dengan perginya Luna, pertahanan emosional Hayes pasti akan runtuh, dan itu adalah waktu yang tepat bagi mereka untuk menyerang. "Apakah aku sedang membantu musuh-musuhnya?" pikir Luna dengan cemas. Rasa cintanya pada Hayes masih sangat dalam, sehingga ide bahwa Hayes menderita karena ulahnya membuatnya merasa seperti pengkhianat. Namun, ia juga tahu bahwa jika ia kembali sekarang, pola yang sama akan terulang kembali. Hayes akan memeluknya, meminta maaf dengan seks yang panas, lalu kembali menjadi pria yang mengontrol setiap detak jantungnya. Luna harus tetap pada pendiriannya. Ia mulai menjauh bukan karena ia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD