Kegelapan di dalam ruang kerja Miles Sterling seolah memiliki beratnya sendiri, menekan setiap inci permukaan kulit pria tua itu saat ia menatap layar televisi yang menampilkan cuplikan berita mengenai "skandal wanita muda" di lingkungan Ludwig Group. Cahaya biru dari monitor memantul di bola matanya yang keruh, memperlihatkan kilatan obsesi yang belum padam meski usianya sudah senja. Pertemuannya dengan Clifford Vance telah menanamkan benih pemikiran yang sangat beracun di dalam kepalanya. Awalnya, Miles merasa terhina karena putri tunggalnya dijadikan bahan gunjingan sebagai wanita simpanan, namun seiring berjalannya waktu menuju dini hari, rasa harga diri itu perlahan-lahan dikalahkan oleh insting predatornya. Miles mulai melihat gosip tersebut bukan sebagai serangan terhadap martabat

