Malam di kediaman Ludwig tidak pernah terasa sesunyi ini, sebuah kesunyian yang mencekam, seolah-olah setiap sudut ruangan yang berlapis marmer dan dipenuhi karya seni mahal itu sedang menahan napas sebelum benar-benar runtuh menjadi puing-puing. Axel Ludwig berdiri di balkon kamarnya, menatap ke arah lampu-lampu Jakarta yang biasanya tampak seperti peluang, namun kini hanya terlihat seperti lubang hitam yang siap menelan sisa-sisa kewarasannya. Di tangannya, ia mencengkeram sebuah map kulit tua yang ia temukan secara tidak sengaja di ruang kerja rahasia Hayes—sebuah map yang berisi dokumen-dokumen yang tidak seharusnya ia lihat, foto-foto usang dari masa lalu, dan catatan investigasi yang menunjukkan betapa jauh Hayes telah melangkah dalam obsesinya terhadap Bella, ibu dari Luna. Darah A

