Kegelapan malam di gedung pusat data Ludwig Group terasa lebih mencekam daripada biasanya, sebuah sunyi yang menyimpan ancaman nyata bagi fondasi imperium yang telah dibangun Hayes Ludwig selama puluhan tahun. Di salah satu sudut ruangan server yang bersuhu rendah, Axel Ludwig berdiri dengan wajah yang pucat pasi namun mata yang memancarkan tekad yang gelap dan beracun. Cahaya biru dari layar monitor memantul di pupil matanya, memberikan kesan horor pada sosok pemuda yang selama ini dikenal sebagai pewaris takhta yang paling diharapkan. Namun, malam ini, Axel tidak datang sebagai pelindung; ia datang sebagai sabotase. Setelah pertemuan rahasianya dengan Clifford Vance, pikiran Axel telah sepenuhnya terdistorsi oleh narasi palsu bahwa ayahnya, Hayes, berencana menyingkirkannya demi masa de

