Bab 157

1137 Words

Suasana kantor tengah hari itu begitu sibuk—suara mesin printer, langkah kaki para staf yang lalu lalang membawa berkas, serta dering telepon yang bersahut-sahutan memenuhi udara. Namun semua itu seakan melambat saat Sarah Adison memasuki lobi utama perusahaan Leonardo Group dengan langkah anggun yang menawan. Gaun sederhana berwarna krem yang dipakainya tampak elegan, rambutnya terurai rapi, dan di lengannya tergantung tas berisi bekal makan siang buatan tangannya sendiri. Di gendongannya, Alvano—bayi mungil berusia satu tahun—menatap sekeliling dengan mata bulat penasaran, menepuk-nepuk bahu mamanya sambil mengoceh kecil. Para karyawan yang melihatnya langsung tersenyum ramah. Beberapa wanita yang kebetulan lewat menghampiri sebentar, menatap Alvano dengan wajah gemas. “Wah, ini Alvano

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD