Bab 234

2513 Words

Pagi itu udara kampus masih segar, sinar matahari menembus pepohonan di sekitar jalan setapak menuju fakultas masing-masing. Clara melangkah dengan tenang menuju Fakultas FISIT, tasnya tergantung di pundak, rambutnya disisir rapi, tapi tetap terlihat santai. Alvano berjalan di sampingnya, sesekali menoleh untuk memastikan Clara tidak tertinggal atau tersandung di trotoar kampus yang ramai dengan mahasiswa baru. “Ci, ini kampus hari ini lebih ramai dari dua hari yang lalu, ya?” tanya Alvano sambil menoleh. Senyumannya tipis, tapi mata itu memancarkan perhatian penuh padanya. Clara tersenyum kecil, menyesuaikan tasnya. “Iya, Van… tapi aku sudah terbiasa sekarang. Dua hari OSPEK kemarin cukup bikin aku tahu seluk-beluk kampus ini.” Alvano mengangguk, menepuk bahu Clara perlahan. “Bagus, Ci

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD