Sore perlahan berubah menjadi malam, dan langit Labuan Bajo memamerkan warna biru gelap yang begitu lembut. Lampu-lampu kecil dari kapal-kapal wisata berkelip di kejauhan, sementara angin laut malam berhembus pelan membawa aroma asin yang menenangkan. Pantai terlihat lengang, hanya suara ombak yang mendominasi, memecah pantai dengan ritme yang sama seperti detak hati seseorang yang sedang jatuh cinta. Clara masih berada di kamar vila, sibuk mengeringkan rambutnya sambil mengoleskan lotion di lengan. Ia belum tahu apa yang direncanakan Alvano. Yang ia tahu, sejak sore tadi, Alvano tiba-tiba menghilang dari vila dengan alasan “ada yang harus diurus bentar.” Clara sempat mengomel kecil karena ditinggal begitu saja, tapi kemudian ia teringat betapa sigap dan lembut Alvano setelah sesi selanca

