Bab 216

1647 Words

Alvano duduk di atas motor sambil menunggu Clara yang sedang membeli dua cone es krim di kios kecil dekat taman. Walaupun dia berusaha terlihat santai, hatinya sebenarnya masih berkecamuk karena drama yang dibuat Nadine. Ketika Clara kembali membawa dua es krim, Alvano mengatur napas panjang dan tersenyum selebar mungkin. Clara menyerahkan satu es krim pada Alvano. "Ini, kamu pasti suka rasa vanilla kan?" Alvano menerima es itu sambil terkekeh. "Kamu hafal banget selera aku. Makasih, sayang." Clara memutar bola matanya. "Jangan panggil aku sayang. Kamu itu belum resmi balikan." "Sebentar lagi resmi," gumam Alvano sambil menjilat esnya. "Percaya sama aku." Clara belum sempat membalas. Dia menatap Alvano dengan mata penuh tanya, seolah ingin memastikan. Alvano tahu dia harus jujur

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD