Alvano yang baru bisa berjalan beberapa langkah dengan kaki mungilnya tampak penuh semangat. Di tangannya yang kecil tergenggam sebuah donat cokelat yang tadi diberi oleh Raisa. Anak itu melangkah dengan goyah, sesekali hampir terjatuh, tapi tetap berusaha mempertahankan donatnya. Cokelat leleh menempel di pipi bulatnya, juga berceceran di baju putihnya hingga menjadi bercak hitam. Sarah yang sedang duduk di sofa langsung menepuk dahinya pelan. "Ya ampun, Alvano… bajumu jadi hitam semua," ucapnya sambil menggeleng tak percaya. Ardi yang duduk membaca koran hanya terkekeh kecil melihat kelakuan cucunya. "Biar saja, namanya juga anak kecil. Begitu lucu malah," katanya sambil tersenyum puas. Sarah berdiri dan menghampiri anaknya yang kini tertawa-tawa sambil mencoba mengunyah sisa donat di

