Rasyid, Nadira, Subrata dan para petugas kepolisian itu memarkirkan mobil mereka di dekat mobil milik Subrata. Mereka mengecek terlebih dahulu mobil tersebut yang pintu depannya terbuka begitu saja. “Lihat ada bekas darah di kursi penumpang dan tetesannya mengarah ke sebelah sana!” Seorang petugas kepolisian berujar sambil menunjuk jejak darah yang berasal dari dalam mobil. Sang komandan menatap ke arah Subrata. “Apa ke arah sana adalah air terjun yang Anda katakan sebelumnya?” selidik sang komandan. Subrata mengangguk, “Iya.” “Ayah, apa Keenan baik-baik saja ya? Melihat darah di kursi penumpang itu Nadira jadi khawatir,” ucap Nadira dengan suara yang lirih. Rasyid menarik nafasnya dan menatap Nadira, “Semoga saja.” Maka dengan dipandu oleh Subrata, mereka semuanya berjalan menuju k

