Bab 13. Pernikahan Arya Dan Renata

1111 Words

Hari itu akhirnya tiba juga. Renata menatap bayangannya di cermin, wajahnya tampak sempurna—cantik tanpa cela—tapi hatinya remuk tak tertahankan. Riasan yang menempel di kulitnya sama sekali tak mampu menyembunyikan getir yang menggerogoti jiwanya. Dia, yang selama ini memimpikan hidup bebas tanpa ikatan, kini terpaksa mengubur status lajangnya demi sebuah pernikahan yang bukan dari hati. Pernikahan yang pura-pura, memang, tapi tetap pernikahan yang sah di mata agama dan negara—sebuah belenggu yang harus dipakai, meski dengan berat dan ketidakrelaan. "Rena." Suara Roy datang membawa harapan yang pahit. "Papa mohon, jalani pernikahan ini dengan sepenuh hati. Mungkin sekarang kamu tidak mencintai Arya, tapi percayalah, waktu akan membalikkan segalanya." Roy memandang putrinya dengan mata p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD