156 | Tantrum Vs Ngidam

2507 Words

"Aku emang belum pengin hamil lagi karena belum siap, tapi kalo udah ada gini, ya, nggak mau juga aku meniadakan kehadirannya. Aku nggak sejahat itu sampai mau gugurin kandungan walau aku belum pengin." Benar. Jagat tahu, dia hanya memastikan yang dirinya yakini itu betul. Seruni tidak mungkin sampai mau menggugurkan calon buah hati yang baru tumbuh ini. Siap tak siap, Seruni punya jiwa tanggung jawab yang lebih baik dari Jagat. "Makasih." Jagat masih memeluk tubuh wanita itu, yang lagi-lagi mengandung darah dagingnya. "Kali ini Mas akan jadi suami yang baik buatmu." "Hm. Nggak usah diomong, dibuktiin aja pake aksi." Seruni anti romantis kadang-kadang. Jagat tidak tersinggung atau kecewa saat jawaban sang istri sepedas itu. Seruni cuma menyampaikan kejujuran dari yang diharapkannya al

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD