Zorion menarik napas dalam-dalam, merasakan udara malam yang sejuk mengisi paru-parunya. Ini bukan aroma parfum mahal atau wine tua dari acara-acara yang biasa dia hadiri. Ini adalah aroma dingin salju, namun terasa menghangatkan sejak kehadiran Airine di rumahnya. "Jadi," ucap Airine, suaranya lembut. "Apa hal paling konyol yang pernah kau lakukan untuk menghindari paparazzi?" Zorion tergelak. Dia memutar gelas wine-nya di antara jari-jarinya. "Menyamar sebagai kurir pizza. Aku bahkan membawa kotak pizza kosong. Masalahnya, aku lupa bahwa kurir pizza biasa tidak diantar oleh supir pribadi dengan BMW hitam beberapa meter di belakangnya." Airine tertawa, suaranya seperti musik indah bagi Zorion. Tawa yang alami, tidak dibuat-buat, serta tidak mengharapkan sesuatu. "Itu penyamaran yang

