Bab 99

2608 Words

Mark menekan bel rumah dengan tenang, menunggu reaksi. Beberapa detik kemudian, Diana membuka pintu, matanya melebar melihat Mark yang berdiri di depan rumah. “Mark… kau… kenapa kau datang dan Giana masuk!” ucap Arka tegas. Arka muncul di belakang Diana, menatap Mark tajam, wajahnya langsung mengeras. “Apa maksudmu datang tanpa kabar, Mark?” tanya Arka dengan suara berat. Mark tersenyum tipis, menatap keduanya tanpa ragu. “Aku datang karena ingin berbicara tentang Giana. Aku ingin menikahinya,” kata Mark, nada suaranya tenang tapi tegas. Diana menahan dadanya, wajahnya pucat. “Menikahinya? Mark… kau bercanda, kan?” ucap Diana sambil memegang d**a, matanya melebar. Arka langsung memukul meja di dekat Mark dengan tinjunya, membuat bunyi keras. “Apa-apaan ini? Kau sudah gila, Mark? Kau it

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD