Nyonya Baru

1481 Words

Sesampainya kami di rumah, Kakek beserta asisten rumah tangga. Sudah menyambut kedatangan kami, dengan berjejer di depan pintu. Aku sangat bingung, dengan apa yang di lakukan Kakek. Aku membantu Hani untuk turun, karena menggendong Embun yang masih tertidur dengan pulas. Aku meminta Pak Abdu, untuk membatu menurunkan barang-barangku dan juga Embun. “Luna jangan lupa, Bee.” “Iya tenang saja, udah aku siapin rumahnya juga.” Aku berasa memiliki 2 anak, selain Embun. Aku juga harus memberikan, rumah dan kehidupan yang layak untuk Luna. “Selamat datang, sayang-sayangnya Kakek,” seru Kakek Hanan, saat kami sudah masuk ke dalam rumah. “Ada acara apa?” “Ya tentu saja, acara penyambutan Nyonya baru di rumah ini!” Jawab Kakek, dengan penuh semangat. Hani yang mendengar ucapan Kakek, langsung

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD