Tragedi di Jalan

1036 Words

Pintu rumah akhirnya terbuka menjelang tengah malam. Erika yang sejak tadi duduk gelisah di sofa langsung berdiri. Wajahnya menegang begitu melihat Dewa masuk dengan langkah pelan, jaket masih melekat di tubuhnya. “Kamu ke mana aja sih?” suara Erika langsung meninggi. “Aku nelpon berkali-kali nggak kamu angkat. Aku sendirian di rumah, tau nggak?” Wanita itu langsung nyerocos, bahkan sebelum Dewa menghela nafas. “Bang Juna sama Lili kemana? Kok sepi? Apa mereka udah tidur?” Dewa baru mengingat itu. Ia tidak melihat Juna ataupun Lili, ia juga tidak melihat mobil Juna di depan. “Mereka ke rumah sakit, Lili sakit. Aku sendirian di rumah dari sore, aku takut. Kamu lama banget pulangnya. Telepon aku gak diangkat-angkat.” Erika menatap geram ke arah Dewa. Dewa menghembuskan napas pelan. B

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD